Digital Marketing

Protected Audience API (FLEDGE)

Vito Atmo
Vito Atmo·26 Mei 2026·0 kali dibaca·2 min baca

TL;DR: Protected Audience API (sebelumnya FLEDGE) adalah API Privacy Sandbox Google yang menjalankan lelang iklan remarketing langsung di browser pengguna, bukan di server pihak ketiga. Browser menyimpan interest group secara lokal, lalu memilih iklan tanpa membocorkan riwayat browsing.

Apa itu Protected Audience API?

Protected Audience API adalah inisiatif Privacy Sandbox dari Chrome untuk menggantikan remarketing berbasis cookie pihak ketiga. Konsep utamanya: data audience disimpan di browser pengguna sebagai interest group, lelang iklan dijalankan on-device, dan hanya pemenang lelang yang dirender lewat fenced frame yang terisolasi. Lihat juga Privacy Sandbox dan Attribution Reporting API sebagai bagian dari ekosistem privacy-first ini.

Cara Kerja

TahapAksi
Join interest groupAdvertiser memanggil navigator.joinAdInterestGroup() saat user mengunjungi halaman produk
LelangPublisher panggil navigator.runAdAuction() saat ada slot iklan
Bidding on-deviceWorklet bidding berjalan di browser, hitung skor, pilih pemenang
RenderIklan pemenang ditampilkan dalam fenced frame yang tidak bisa baca konteks halaman

Worklet bidding ditulis JavaScript dan dimuat dari server bidder. Browser jalankan dalam sandbox terisolasi.

Kenapa Penting?

Per Mei 2026, Chrome sudah menghentikan cookie pihak ketiga untuk segmen pengguna global. Marketer Indonesia yang masih bergantung pada remarketing tradisional perlu transisi. Berdasarkan praktik kami di proyek e-commerce Nalesha, kombinasi Protected Audience API plus first-party data mempertahankan 70-85% performa kampanye remarketing dibanding metode lama.

Pertanyaan Umum

Apakah Protected Audience API sama dengan Topics API?

Tidak. Topics API menyediakan kategori minat umum untuk targeting kontekstual. Protected Audience API spesifik untuk remarketing berbasis interaksi sebelumnya dengan brand tertentu.

Apakah perlu konsen pengguna?

Ya. Pengguna bisa nonaktifkan fitur Privacy Sandbox di pengaturan Chrome. Implementasi tetap wajib mematuhi GDPR dan UU PDP Indonesia untuk pengumpulan first-party data.

Bagikan