Digital Transformation
SPF Record (Sender Policy Framework)
Apa itu SPF Record?
SPF Record adalah baris konfigurasi di DNS yang mendeklarasikan server-server yang diizinkan mengirim email dari domain Anda. Saat penerima email (Gmail, Outlook) menerima pesan, mereka mengecek SPF untuk memastikan pengirim memang berhak. Jika tidak cocok, email bisa ditolak atau diarahkan ke spam. SPF berperan penting dalam menjaga email deliverability dan sender reputation.
Analogi sederhana: SPF seperti daftar tamu satpam komplek. Hanya nama yang ada di daftar yang boleh masuk membawa kiriman atas nama warga.
Anatomi SPF Record
| Komponen | Contoh | Fungsi |
|---|---|---|
Mekanisme v=spf1 | v=spf1 | Versi SPF, wajib di awal |
include | include:_spf.google.com | Otorisasi penyedia (Google Workspace) |
ip4 / ip6 | ip4:203.0.113.5 | Otorisasi IP server sendiri |
~all | ~all | Soft fail, lainnya ditandai mencurigakan |
-all | -all | Hard fail, lainnya ditolak |
Contoh SPF lengkap untuk bisnis pakai Google Workspace plus Mailgun:
v=spf1 include:_spf.google.com include:mailgun.org ~all
Kenapa Penting?
Tanpa SPF, siapa pun bisa mengirim email berpura-pura jadi domain Anda. Akibatnya: phishing meningkat, first-party data tercemar, dan reputasi domain anjlok sehingga email transaksional valid pun masuk spam. Dalam beberapa proyek marketing otomasi yang Vito Atmo tangani, memperbaiki SPF saja sudah menaikkan inbox placement rate dari kisaran 70 persen ke 90 persen dalam dua sampai empat minggu. Untuk panduan resmi, lihat RFC 7208 di IETF.
Pertanyaan Umum
Apakah satu domain boleh punya banyak SPF Record?
Tidak. Standar SPF hanya mengizinkan satu record TXT per domain. Jika butuh banyak penyedia, gabungkan semuanya pakai include dalam satu baris.
Apa beda ~all dan -all?
~all (soft fail) menandai email mencurigakan tapi tetap diterima, cocok saat masih migrasi. -all (hard fail) menolak total, dipakai saat konfigurasi sudah stabil.
Istilah Terkait